Mengenal Sutra Sebagai Bahan Pakaian yang Istimewa

gaun sutraBaju berhahan sutra diimpikan banyak orang. Apalagi bagi kalangan wanita, memakai baju sutra memberikan kebanggaan tersendiri. Seolah-olah mereka seperti puteri raja, permaisuri atau emban pembantu istana. Iya baju berbahan sutra memang mengindikasikan bahwa si pemakainya berasal dari kalangan berkelas, kalangan kaya bin tajir atau setidaknya tahu fashion berkualitas.

Namun tahukah Anda bagaimana proses membuat bahan sutra tersebut? Sesulit apakah membuat bahan pakaian dari sutra? Kalau belum tahu dan penasaran ingin mengetahuinya berikut merupakan ulasan tahapan demi tahapannya.

Sutra dibuat dari kepompong ulat sutra. Faktanya ada ratusan jenis ulat sutra namun hanya ulat sutra dari pohon murbeilah yang memiliki kepompong terbaik untuk dipintal jadi bahan pakaian. Nama ilmiahnya bombyx mori.

Induk sutra pada umumnya dapat menelurkan sebanyak 500 butir telur ulat yang ukurannya sama dengan jarum pentul. Diperlukan waktu sekira 20 hari supaya telur menetas menjadi larva ulat. Larva ulat tersebut akan secara agresif memakan daun murbei. Lama-kelamaan badan ulat akan semakin membesar hingga 70 kali lipatnya dalam tempo 18 hari. Kian hari ukuran tubuhnya kian besar sampai 100 ribu kali dari semula. Ketika itulah, ulat sutra akan tampak berwarna kekuningan dan lebih padat. Itulah saat dimana sang ulat akan segera membungkus dirinya dengan kepompong.

Langkah selanjutnya ialah merebus kepompong supaya larva ulatnya mati. Karena bila tidak mati, ulat yang matang akan menggigiti kepompongnya sehingga ridak dapat digunakan lagi. Setelah ulatnya mati, maka serat pada kepompongnya dapat diuraikan untuk menghasilkan srat sutra yang indah dan halus. Dan tahukah Anda berapa banyak serat yang dapat dihasilkan satu kepompong sutra saja? yakni 300 sampai 900 meter dengan diameter seperseribu milimeter.

Langkah berikutnya, bila serat sutranya sudah diperoleh, kemudian dipintal. Prosenya menyerupai proses ketika ulat sutra memintal kepompongnya sendiri. Proses tersebut sangatlah penting karena merupakan proses pemintalan untuk menghasilkan serat sutra yang indah. Nah, bahan kain hasil proses pemintalan itulah yang bisa digunakan untuk membuat pakaian, sarung dan seterusnya sehingga menghasilkan maha karya yang indah.

Keunggulan

Lalu apa yang menjadi keistimewaan dan keunggulan kain sutra?

  • Tampilan bahan sutra sangatlah indah dan memanjakan mata. Makanya banyak sekali orang yang suka, terlebih kaum wanita.
  • Sutra juga terkenal sebagai bahan pakaian yang sangat kuat. Ada yang menyebut bahwa kekuatan sutra sebanding dengan kawat halus yang dihasilkan serat baja.
  • Sutra sangat tahan panas dan tidak mudah terbakar.
  • Sutra juga dapat melindungi pemakainya dari sengatan sinar ultraviolet sehingga tubuh tidak mudah terbakar.

Cara merawat bahan yang terbuat dari sutra

Bagaimana cara merawatnya? Perhatikan tips-tipsnya berikut ini:

  • Terutama bagi Anda yang memiliki batik sutra, janganlah menyemprotkan parfum langsung ke pakaian.
  • Perhatikan disaat penyuciannya, haruslah menggunakan sistem dry cleaning. Bila Anda merasa tidak bisa mencucinya sebaiknya manfaatkanlah jasa laundry. Namun bila tetap maksa mencuci sendiri, cucilah dengan deterjen dan air hangat dengan kisaran suhu sekitar 30 derajat.
  • Bisa diseterika? Tentu bisa asal tahu saja caranya. Ketika menyeterika sutra, hindarilah menyeterika langsung pada permukaan sutranya. Gunakanlah pakaian atau kain untuk melapisi.
  • Hindarilah ngengat di tempat penyimpanan sutra. Untuk mengusir ngengat tersebut, cobalah gunakanlah pengharum pakaian atau akar wangi.

Itulah perihal yang berkaitan dengan sutra.

 

Leave a Comment