Cara Fashion Disaat Wawancara Kerja

fashion interviewProses wawancara kerja (interview) merupakan tahapan penting yang menentukan diterima/ tidaknya Anda bekerja di suatu perusahaan. Makanya “kesan pertama yang begitu menggoda” harus benar-benar Anda perhatikan untuk memikat hati si pewawancara. Dan salah satu hal yang patut diperhatikan ketika menghadapi wawancara kerja ialah cara berfashion. Cara berpakaian dan berkomunikasi Anda ialah jurus ampuh untuk memikat perhatian si pewawancara sehingga pada akhirnya menerima lamaran kerja Anda.

So, berikut merupakan cara berfashion yang harus diperhatikan ketika Anda menghadapi wawancara kerja.

Wajah

Wajah merupakan bagian integral dari fashion yang harus diperhatikan oleh setiap wanita terlebih ketika mau menghadapi jadwal wawancara. Ketika Anda mau wawancara, gunakanlah riasan wajah yang natural dan tidak diperkenankan menggunakan makeup yang berlebihan. Seperti sapuan bedak tipi, perona pipi secukupnya saja dan sentuhan lipstik yang elegan.

Bila Anda pergi ke tempat wawancara menggunakan kendaraan umum yang kemungkinan besar akan membuat wajah berkeringat, jangan lupa untuk membersihkannya lagi di toilet supaya wajah terlihat segar dan ceria. Jangan sampai menghadap pewawancara dalam kondisi wajah yang musam dan butek. Bisa jadi, belum jua diwawancara sudah diusir duluan. Kan ndak elok!

Rambut

Rambut juga menjadi elemen penting yang seyogyanya Anda perhatikan untuk menunjang penampilan. Bila ingin menggunakan aksesoris jangan sampai terlalu berlebihan dan mencolok. Bila Anda berjilba tentulah lebih baik karena tidak perlu repot lagi mengotak-atik gaya rambut Anda.

Pakaian

Nah, dalam berpakaian ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebagai berikut:

  • Gunakanlah pakaian formal. Biasanya kebanyakan wanita yang akan mengikuti wawancara menggunakan stelan kemeja dipadukan dengan rok. Soal warnanya, pilih saja yang elegan dan tidak norak. Dalam memilih rok, jangan gunakan rok terlalu lebar, terlalu panjang atau terlalu pendek. Rok model pensil bisa Anda jadikan pilihan utama.
  • Sedangkan untuk atasannya, alangkah baiknya bila Anda menghindari pakaian dengan belahan dada yang terlalu rendah. Karena bila dipaksakan memakai baju dengan belahan dada yang rendah, justru akan menurunkan kesan Anda dimata pewawancara. Untuk menambah kesan profesional, lengkapilah dengan blazer.
  • Hindari menggunakan celana jeans untuk meninggalkan kesan tidak profesional. Memangnya mau ke mal pakai jeans?
  • Gunakanlah pakaian yang ngepas di badan. Tidak terlalu longgar dan tidak terlalu ketat. Yang pas saja supaya perusahaan dapat menilai bahwa Anda memang orangnya rapi.
  • Pilihlah warna pakaian yang tidak terlalu mencolok, kalaupun ada warna cerahnya jangan sampai mendominasi. Setidaknya Anda dapat mengkombinasikan warna cerah di bagian atas dengan warna gelap pada bagian bawahannya. Atau sebaliknya, memadukan atasan gelap dan bawahan cerah.

Aksesoris

Anda boleh menggukana aksesoris asalkan tidak terlalu berlebihan seperti tidak menggunakan anting dengan bulatan besar, kalung yang berukuran besar plus warna mencolok dan sebagainya.

Sepatu

Bila perusahaan yang dilamar bersifat formal, maka sesuaikanlah dengan penggunaan sepatu yang jua formal. Sepatu kulit yang berwarna hitam bisa dijadikan pilihan utama. Bila Anda suka highheels boleh juga untuk digunakan.