Boyish atau Feminim Ya? Anda Pilih yang Mana?

boyish katalog grosirDunia fashion seolah tak ada matinya. Inovasi dan kreasi terus diciptakan oleh para desainer. Pelbagai pertunjukkan busana dan peragaan fashion digelar secara simultan dalam setiap tahunnya. Banyak orang yang semakin melek berfashion. Tak hanya artis yang begitu memperhatikan penampilannya, bahkan gadis-gadis di kampung sekalipun sudah banyak yang melek fashion.

Dengan masifnya inovasi dalam dunia fashion tak pelak telah menciptakan gaya baru yang sebelumnya tak pernah ada. Satu diantaranya ialah gaya boyish yang sudah diadaptasi oleh banyak kalangan wanita berkarakter tomboy. Faktanya tak semua wanita suka dengan dandanan yang wanita banget. Tapi ada diantara mereka yang lebih suka dandan dengan gaya tak ubahnya pria. Karenanya, hadir apa yang disebut dengan boyish. Artinya bukan seratus persen merubah diri Anda menjadi seperti pria. Melainkan hanya mengaplikasikan gaya cuek pria dalam cara berpakaian.

Atau banyak yang menyebut boyish sebagai androgini atau lebih familiar lagi disebut tomboy. Kami menyarankan kepada Anda untuk berpakaian yang dapat membuat nyaman atau sesuai dengan karakter bukan ikut-ikutan orang karena takut menjadi bahan omongan atau tertawaan. Kalau Anda lebih nyaman bergaya boyish atau tomboy, ya cuek saja. Kenakanlah pakaian yang sesuai dengan karakter Anda tersebut. Atau jika merasa risih Anda bisa bergaya boyish dan feminim secara bergantian.

Dengan berpenampilan boyish, Anda masih bisa menjadi bintang pesta kebun yang digelar sobat karib. Anda bisa saja bergaya boyish sederhana sehingga tidak perlu ribet memadukan dengan aksesoris sebagai pelengkap.

Lalu bagaimana dengan tatanan rambut? Rambut wanita yang bergaya boyish cukup simpel penataannya. Kalaupun ke salon tak perlu menghabiskan waktu selama berjam-jam. Referensi rambut gaya boyish ini seperti terlihat pada gaya rambutnya Lady Gaga, Miley Cruss dan juga Rihanna. Atau yang lebih ekstrem lagi Anda juga dapat menata rambut dengan gaya mohawk yang saat ini sedang menjadi tren dikalangan wanita gaul.

Untuk kemana saja cocok bergaya boyish? Banyak aktifitas yang bisa dilakukan dengan bergaya boyish seperti ke kampus, ke mall, bertemu teman, arisan, untuk keperluan shooting dan lainnya. Kita sendiri sering menemukan kaum wanita yang bergaya boyish baik di kampus maupun di jalanan, yang mana mereka terlihat sangat enjoy dalam menjalani kesehariannya.

Lalu, kebalikannya gaya boyish ialah feminim. Gaya ini merupakan yang paling banyak digemari kaum wanita kini. Wanita yang bergaya feminim ini dicirikan dengan rambutnya yang tergerai panjang, pakaiannya terkesan wanita banget seperti kemeja dengan bawahan rok. Sedangkan alas kakinya menggunakan sepatu berhak tinggi. Bila disandingkan keduanya memang sangat mencolok. Namun apapun itu, keduanya merupakan pilihan yang harus dianggap sebagai sarana untuk mengaktualisasikan karakter diri.

So, manakah yang paling Anda sukai: boyish atau feminis?